BS menyelenggarakan kegiatan Lalaran Nadhoman Khulashoh dan Qoidah Amtsilati karya KH. Taufiqul Hakim (Jepara) sebagai bagian dari penguatan program unggulan pembelajaran keilmuan dasar keislaman. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya lembaga dalam membiasakan peserta didik memahami kaidah ilmu alat secara sistematis dan berkelanjutan.
Amtsilati sebagai program unggulan di IBS memiliki peran penting dalam membantu santri memahami dasar-dasar ilmu nahwu dan sharaf secara cepat, praktis, dan terstruktur. Melalui metode lalaran nadhoman, para santri diajak menghafal dan memahami kaidah dengan irama tertentu, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih mudah, menyenangkan, dan melekat dalam ingatan.
Kegiatan lalaran dilaksanakan secara rutin dengan pendampingan ustaz dan ustazah. Seluruh santri mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan dan antusiasme, melantunkan nadhoman Khulashoh dan Qoidah Amtsilati secara bersama-sama. Selain melatih pemahaman materi, kegiatan ini juga membentuk kedisiplinan, kekompakan, serta adab dalam menuntut ilmu.
Melalui pelaksanaan kegiatan lalaran Nadhoman Khulashoh dan Qoidah Amtsilati ini, IBS berharap santri memiliki bekal keilmuan yang kuat untuk memahami kitab-kitab berbahasa Arab, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi keilmuan pesantren. Program ini menjadi komitmen IBS dalam menjaga kualitas pendidikan serta melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan siap melanjutkan estafet keilmuan ulama.